AI Membutuhkan Bahasa Baru

GEUL — Bahasa buatan yang selaras secara semantik untuk komunikasi tanpa ambiguitas antara manusia dan AI

Mengapa Bahasa Buatan Diperlukan?

Bahasa alami berevolusi untuk komunikasi manusia. Ambiguitas, redundansi, dan implikasi adalah kelebihan bagi manusia tetapi penyebab halusinasi bagi AI. Bahasa pemrograman maupun kerangka semantik yang ada bukan jawabannya. Diperlukan bahasa buatan baru yang memenuhi enam syarat secara bersamaan.

Mengapa Bahasa Alami Menciptakan Halusinasi?

Halusinasi bukan bug LLM — ia adalah keniscayaan struktural dari empat cacat bahasa alami: ambiguitas, ketiadaan sumber, ketiadaan kepercayaan, dan ketiadaan waktu. Model yang lebih besar tidak bisa memperbaikinya.

Mengapa Bahasa Pemrograman Tidak Cukup

Bahasa pemrograman mendeskripsikan prosedur. Ia tidak bisa mendeskripsikan dunia. JSON menyediakan struktur tapi tanpa makna. Bahkan LISP hanya meminjam sintaksisnya.

Mengapa Vektor Embedding Tidak Cukup

Menata ulang vektor embedding akan merusak model. Menghindari kerusakan berarti membangun ulang model dari nol. Yang dibutuhkan bukan transparansi di dalam kotak hitam, melainkan lapisan transparan di luarnya.

Mengapa Wikidata

GEUL tidak menolak Wikidata. GEUL mengubah sistem klasifikasi dan statistik frekuensi dari 100 juta entitas menjadi buku kode SIDX. Membangun tata bahasa di atas kamus.

Mengapa WordNet?

Membangun sistem kata kerja dari nol berarti ada yang terlewat, subjektif, dan tanpa dasar. WordNet adalah basis data leksikal 40 tahun berisi 13.767 synset kata kerja yang dibangun oleh ahli bahasa. Kami meminjam kamusnya dan membangun tata bahasa di atasnya.